Padang berduka..

2009 October 7
by Andelisia Darmansius

Maaf sudah lama tidak mengupdate blog ini..

Bukannya saya melupakan blog ini, tapi rutinitas disini sebagai pelajar yang sok sibuk dengan tugas-tugas dan segala tetek bengeknya dan juga karena rasa malas yang tak tertahankan ini membuat saya jadi jaranggg sekali meng-update blog ini.

Saya sedang berduka, bukan karena ada keluarga yang meninggal. Tapi karena kota kelahiran saya hancur luluh lantak karena gempa.

Ya, apakah kalian udah mendengar gempa yang baru-baru ini terjadi di Padang? Saya rasa pasti kalian sudah mendengarnya di berbagai media.

Meski saya tidak sedang di Padang saat ini. Saya  merasa sangat sedih. Melihat foto-foto padang saat ini yang diupdate teman-teman membuat hati saya terluka. Seakan-akan tidak mengenal kota yang sudah saya tinggali selama 18 tahun itu.

Apalagi berita tentang kematian teman-teman sebaya saya. Ada yang meninggal karena terhimpit dinding di depan rumah, ada pula yang meninggal di kolam renang di sebuah hotel di Padang.

Yang jelas saya merasa sangat sedih!

Syukur keluarga saya semua dalam kondisi baik-baik saja.

Sempat saya mencari-cari berita dan video yang ada hubungannya dengan Padang, ada beberapa komentar dari saudara kita yang di Malaysia ini. Ada yang positif dan ada juga yang negatif.

Tapi kebanyakan dari mereka mengaitkan musibah yang dialami Padang pada saat ini dengan Gerakan Ganyang Malaysia (saya tidak tahu jenis tindakan apakah ini). Bukannya saya tidak peduli dengan Bangsa Indonesia dan segala budaya yang Indonesia miliki yang “dicuri” oleh Malaysia. Tapi saya merasa tidak pantaslah kita ribut dan mencaci maki satu sama lain. Nggak ada gunanya.

Saat angklung diakui milik Malaysia. Saat Lagu Rasa Sayange juga diakui oleh Malaysia sebagai milik-nya. Saya juga sempat berpikir, “Ini Malaysia apa sih maunya..? Kok budaya orang lain diakui sebagai budaya sendiri?”

Kita sebagai Bangsa Indonesia yang berpendidikan memang harus turun tangan terhadap masalah ini. Tapi bukan dengan cara membakar bendera negara orang lain. Kita seharusnya melakukan tindakan yang lebih professional, jangan main otot. Kita harus tunjukkan kalau itu adalah budaya kita tidak dengan menggunakan emosi sebagai senjata.

Nah, hubungannya dengan gempa yang ada di Padang adalah. Ada sebagian dari masyarakat Malaysia yang tidak menyukai negaranya datang dan memberikan bantuan kepada Indonesia, mereka mengaitkan masalah ini dengan tindakan/rancangan Indonesia yang hendak mengganyang Malaysia. Saya pribadi sangat menghargai dan berterima kasih atas bantuan yang Malaysia berikan kepada Indonesia dalam bentuk apapun. Tapi, hendaknya niat baik yang dilakukan oleh negaramu juga direstui oleh kamu semuanya. Sekali lagi terima kasih…

Padang, ayo bangkit!!

Urang Awak Mari Bakarajo Samo Untuak Padang Kota Tacinto..!

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS