Malaysia bertudung…
Seperti yang kita ketahui, Malaysia adalah merupakan Negara Islam. Mayoritas penduduk disini adalah beragama Islam. Tapi yang saya herankan disini adalah banyak perempuan Malaysia yang memakai jilbab (tudung) hanya untuk fashion saja. Artinya mereka memakai tudung hanya sebagai pelengkap busana. Bukan dikarenakan malu untuk menutup aurat. Disini tak jarang kita ketemui seorang perempuan memakai jilbab plus dengan leher yang terbuka dan lengan baju pendek. Saya bukanlah seorang muslim, tapi yang saya ketahui, perempuan yang memakai jilbab itu adalah seorang perempuan yang tidak ingin mempertontonkan auratnya. Tapi tidak hal-nya dengan perempuan-perempuan yang saya temui di Malaysia sini. Saya tidak mengatakan seluruh perempuan muslim yang berjilbab disini berkelakuan seperti itu karena saya juga mempunyai teman perempuan saya yang memakai jilbab, tapi tidak sedikit banyak dari mereka yang berkelakuan seperti itu. Bagi saya yang non-muslim, tindakan itu adalah sebuah tindakan yang memalukan agama sendiri. Alangkah baiknya mereka memakai pakaian yang terbuka tanpa menggunakan jilbab sebagai “tameng”.
ya….setiap orang punya pandangan sendiri2 mbak, dan punya alasan masing2, dan padahal perintahnya di Islam, Jilbab itu benar kata si mbak sebagai sebuah kewajiban utk menutup aurat, karena itu perintah Allah, maka pasti ada hikmah dibalik itu.
Semua kembali kepada personalnya dan niatnya untuk memakai jilbab, apakah itu hanya sekedar model, gaya hidup, ikut-ikutan, atau memang niatnya ikhlas karena Allah dan wujud kepatuhan dia kepada Allah. Tentu idealnya memakai jilbab harus sesuai dengan ketentuan Islam, salahsatunya adalah longgar dan tidak berasal dari kain tipis.
salut ama si mbak, perhatiannya benar2 membuka pencerahan bagi saya. thanks mbak
Tak terasa setahun berlalu lagi. Tak terasa pula P’Mails sampai di ujung usianya yang Ketiga. Dengan cara sederhana, P’Mails merayakannya. Tidak ada kembang api, tidak ada pesta.
Deeek….Sebuah perayaan ulang tahun tidak mesti dirayakan dengan sorak-sorai gembira. “Bertambah umur setahun berarti hilangnya kesempatan setahun dalam berbuat lebih baik.”
Anak P’Mails ya?
di malaysia skarang?
oo… gitu… numpang berteduh
http://kandangpadati.wordpress.com
Thx: Esha Tegar Putra
@ Alex… kok blognya dah nggak ada lagi ya, mas??
@ Kak Vin… ada ym gak? chatting dunk kak… hehehe
@ Bg esha… makasih ya udah maen2 ke blog saia… hehe
Ya.. begitulah selalu saja pertemuan itu berupa tulisan. Kamu mungkin tidak kenal aku, bukan siapa da apa… aku selalu baca koran minggu (seputar dunia sastra), juga padang ekspres, pastinya P’Mails. aku pernah main teater dngn Da-on, pernah diskusi dngan KW. Tentunya aku juga kenal anak2 P’mail kayak Ria Febrina, Nilna, Danil. dll.. oh ya.. tolong carikan informasi koran, tabloid, atau majalh di malaysia yang menampung karya sastra berupa puisi dan cerpen. kalau ada sekalian mail redakturnya. kirim saja ke e-mailku: struk_x@yahoo.co.id. thx.. suksesya Andelisia…
Hmmmmmm……… Gak Di Malaysia Saja. Di Padang Juga Gitu. Bahkan Di Indonesia juga Gitu….. Aq Kadang Aneh Juga Dengan Cewek2 neh…. Pake Jilbab tapi Bajunya ketat….. Apa nggak Mikir ya. Gimana pandangan org2 Ke mereka apalagi ke islam. gara2 Org Yang Gak bertanggung Jawab Kyak gini… nama Islam Jadi jelek Deh… tapi ya Mau Gimana Lagi…. anak2 Muda Sekaranag Fashionnya aneh2……